Camat dan Wali Durian Tinggi Monitoring Pelaksanaan insfratruktur yang Dibiayai Dana Desa

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Sebagai kedekatannya dengan masyarakat, Camat Lubuk Sikaping Mardianto monitoring pelaksanaan pembangunan insfratruktur pembukaan jalan lingkar jalan Kabasaran Jorong Kampuang Lua, Nagari Durian Tinggi Kecamatan Lubuksikaping. Kunjungan itu dilakukan guna memastikan anggan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa (Kemendes) dapat terserap dengan baik.

Tinjauan ke lokasi proyek dana desa Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) itu didampingi langsung oleh Walinagari Durian Tinggi, Fahrizal, Ketua Bamus Nagari Durian Tinggi Dodi Elfira, Ketua LPMN Hendra, TA PSD P3MD Kabupaten Pasaman Fety Anggreini Dewi, SH, serta Pendamping Lokal Desa Nagari Durti, Fero Apriade, Aditya Rahmat dan Amki Rahmad. 

"Monitoring yang kita lakukan ini bertujuan meninjau langsung fisik pekerjaan kegiatan dana desa tahap I. Kegiatan itu sesuai dengan usulan masyarakat nagari, " ujar Mardianto di sela kegiatan monitoring pelaksanaan pembangunan insfratruktur pembukaan jalan lingkar jalan Kabasaran Jorong Kampuang Lua, Nagari Durian Tinggi, Rabu (4/7) lalu. 

Pelaksanaan pembangunan bersumber dari dana desa tersebut, kata Mardianto diharapkan transparan, pengunaan harus tepat sasaran dan menyentuh kepentingan setiap masyarakat di nagari pemerima bantuan seperti pada pembukaan jalan lingkar ini. 

Kepada Wali Nagari, Bamus, LPMN dan Perangkat nagari di daerah ini, saya ingatkan untuk membangun kerjasama yang baik dengan masyarakat, demi terwujudnya transparansi setiap pengunaan dana desa dengan efisien dan tepat sasaran sesuai dengan hasil musyawarah nagari, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diingikan dikemudian harinya. 

Hasil monitoring lanjut Mardianto, pelaksanaan pekerjaan pembangunan bersumber dari dana desa tahap I di nagari ini Alhamdulillah berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan juklak dan juknis yang terdapat di RAB usulan nagari. 

"Saya menilai alokasi dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat ini memberi kontribusi manfaat multiguna bagi nagari, membuka akses peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat ditingkat nagari secara merata, " terangnya. 

Walinagari Durian Tinggi, Fahrizal menjelaskan, pembangunan jalan lingkar ini bertujuan untuk mesejahterakan masyarakat yang memiliki perumahan atau persawahan yang ada di daerah tersebut. 

Menurut Fahrizal, dibangunnya Jalan lingkar ini berkat dukungan semua pihak. Sesuai dengan peruntukan penggunaan Dana Desa tersebut.

“Dengan dibangunnya jalan Lingkar ini, maka masyarakat setempat dapat dengan mudah mengakses jalan tersebut. Kemudian jalan lingkar itu juga memiliki potensi besar pada sektor pembukaan pemukiman baru," jelasnya.

Ia mengatakan alokasi anggaran untuk pembukaan Jalan lingkar jalan Kabasaran tersebut senilai Rp110 juta, berasal dari pencairan dana desa Tahap I. Secara keseluruhan lanjutnya, total alokasi dana desa untuk nagari Durian Tinggi tahun 2018 ini senilai Rp750 jutaan. 

"Dana desa Rp. 750 itu dialokasikan untuk 12 kegiatan. Dari 12 kegiatan itu ada kegiatan fisik, kegiatan pemberdayaan masyarakat, serta penyertaan modal untuk BumNag," terang Walinagari Fahrizal. 

Dikatakan wali nagari, untuk kegiatan dana desa selanjutnya akan kembali dilaksanakan setelah cairnya anggaran tahap II. "Saat ini kita telah siapkan laporan yang diperlukan, agar pencairan selanjutnya dapat dilakukan," jelasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan dana desa ini tambah wali nagari, pihaknya berharap kerjasama yang baik dari seluruh elemen yang ada serta unsur yang ada dimasyarakat agar realisasi pekerjaan dapat lebih maksimal dan memuaskan. 

"Mudah-mudahan dengan dukungan dari semua pihak, setiap kegiatan dapat terlaksana dengan hasil yang maksimal, hingga benar-benar bermanfaat bagi kepentingan masyarakat banyak," tandasnya. 

Sementara itu, TA PSD P3MD Kabupaten Pasaman, Fety Anggreini Dewi, SH mengatakan, saat ini nagari Durian Tinggi sudah melaksanakan kegiatan fisik sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) Padat Karya Tunai (PKT) tahun 2018.

"Program PKT yang sudah dilaksanakan di Nagari Durian Tinggi ini sudah mengacu pada Juknis yakni, sudah adanya Rumah Tangga (RT) miskin, pengangguran/setengah pengangguran," terangnya.

Selain itu, kata Fety pihak nagari juga sudah membuka lowongan pekerjaan di lokasi fisik yang akan dilaksanakan serta telah melakukan musyawarah bersama unsur yang ada dan calon pekerja untuk pelaksanaan fisik. 

"Dalam pelaksanaan kegiatan dana desa di nagari, kita juga melibatkan Pendamping Lokal Desa Nagari. Mereka akan selaku mendampingi nagari mulai dari proses perencanaan hingga pelaporan sesuai dengan Juknis Padat Karya Tunai Dana Desa 2018," katanya.

Pantauan Warta Sumbar.com dilapangan, selain meninjau pembangunan Jalan Lingkar Jalan Kabasaran, Camat bersama Wali Nagari bersama rombongan lainnya juga meninjau kegiatan pembukaan jalan baru dekat Perumnas Tampang dengan dana Rp100 juta. (#) 

Index Berita