Gubernur Riau, Syamsuar, Dorong Pesantren dan Madrasah Cetak SDM Entrepreneur

    Gubernur Riau, Syamsuar, Dorong Pesantren dan Madrasah Cetak SDM Entrepreneur
    Gubernur Riau Syamsuar

    PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar mendorong agar pesantren dan madrasah di Riau bisa mencetak santri-santri entrepreneur. Langkah ini dianggap penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Riau.

    Dia mengatakan, saat ini Riau memiliki sekitar 308 pesantren dan madrasah aktif. Lembaga pendidikan ini diinginkan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan SDM berkualitas. 

    “Menurut saya sangat bagus jika pesantren dan perusahaan berkolaborasi dan juga bisa menciptakan santri entrepreneur di Riau, ” katanya, Kamis (22/10/2020).

    Syamsuar menambahkan, pesantren dan madrasah sudah mumpuni dalam hal mencetak SDM berkualitas dari sisi pengetahuan agama. Namun demikian hal itu juga perlu didukung dengan kecakapan dari sisi kepemimpinan dan kemandirian berwirausaha.

    Peran pesantren dan madrasah dalam mencetak santri-santri entrepreneur saat ini sudah didukung dengan kekayaan sumber daya alam yang mumpuni. Diantaranya pemanfaatan sektor perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

    “Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dari sawit. Saya berharap peluang ini bisa dimanfaatkan oleh pesantren dan madrasah untuk mencetak SDM berkualitas di bidang ini, ” sambungnya.(***)

    PEKANBARU RIAU
    WARTA HAJI

    WARTA HAJI

    Artikel Sebelumnya

    Kemenag Minta Kanwil Kawal Pencairan Bantuan...

    Artikel Berikutnya

    Walikota Airin Rachmi Diany Resmikan MIN...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    LBH Masyarakat Minangkabau Hadir di Kota Padang untuk Bantuan Hukum Masyarakat Miskin 
    Saiful Chaniago: Ekonomi Sebagai Pilar Kebangkitan Nasional Indonesia Emas
    Hak Pendidikan dalam UUD 1945: Kewajiban Negara dalam Menjamin Akses dan Kualitas Pendidikan bagi Warga Negara Indonesia
    Akumulasi Kekecewaan Mahasiswa: Protes Kenaikan UKT dan Kualitas Pendidikan di PTN
    Tidak Kompak : Kerugian Politik Warga Pessel Pasca Pemilu 2024

    Ikuti Kami