Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Kemenag Menaikkan BOP Raudlatul Athfal dan BOS Madrasah

    Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Kemenag Menaikkan BOP Raudlatul Athfal dan BOS Madrasah

    JAKARTA - Kementerian Agama akan kembali menyalurkan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah tahun 2020. Kemenag telah menerbitkan Petunjuk Teknis Pengelolaan BOP RA dan BOS Madrasah 2020 untuk dipedomani para pengelola lembaga pendidikan agama.

    Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan bahwa ada peningkatan unit cost BOP RA dan BOS Madrasah tahun 2020. Kalau sebelumnya BOP RA sebesar Rp300.000/siswa, tahun ini menjadi Rp600.000/siswa. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), naik dari Rp800.000/siswa menjadi Rp900.000/siswa. Sementara Madrasah Tsanawiyah (MTs), naik dari Rp1.000.000/siswa menjadi Rp1.100.000/siswa. Adapun BOS Madrasah Aliyah (MA) dan MA Kejuruan (MAK), naik dari Rp1.400.000/siswa menjadi Rp1.500.000/siswa.

    BERITATERBARU.CO.ID
    market.biz.id BERITATERBARU.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Kami berharap penambahan jumlah unit cost tersebut dapat membantu madrasah dalam mengalokasikan anggaran yang berorientasi pada mutu pembelajaran, " tegas Kamaruddin Amin di Jakarta, Kamis (09/01/2020).

    "Kementerian Agama sejak 2009 telah melakukan perubahan tujuan, pendekatan dan orientasi program BOP/BOS yang tidak hanya memfokuskan pada perluasan akses, melainkan juga memfokuskan pada peningkatan mutu madrasah, " sambungnya.

    WARTA.CO.ID
    market.biz.id WARTA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar menambahkan, pihaknya serius membenahi kualitas tata kelola BOS madrasah. Mulai 2020, Kemenag akan mensosialisasikan sistem aplikasi e-RKAM. Aplikasi ini nanti diharapkan dapat membantu madrasah dalam mengelola dana BOS dengan lebih transparan dan akuntabel.

    "Aplikasi ini tidak hanya untuk perencanaan dan penganggaran saja, melainkan juga untuk pelaporan, " ujarnya.

    POLITISI.ID
    market.biz.id POLITISI.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Namun, aplikasi e-RKAM tersebut rencananya baru akan mulai diterapkan pada tahun anggaran 2021, secara bertahap. Tahap pertama akan dilaksanakan di 12 provinsi: Aceh, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali, Sulawesi Selatan, Kaltim, dan Gorontalo. (***)

    WARTAMADRASAH

    WARTAMADRASAH

    Artikel Sebelumnya

    Hymne Madrasah: Lirik dan Lagu

    Artikel Berikutnya

    5 Pilihan Mobil Daihatsu untuk Keluarga...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Aa Ruslan Sutisna verified

    siswandi

    siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 17, 2020

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 18, 2020

    Megy Aidillova

    Megy Aidillova verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Aug 30, 2020

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 29, 2020

    Profle

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Rekomendasi

    Diskusi Kompetensi: Masa Depan LPK, LKP, BLK, dan LSP
    The Domino’s Effect:  Domino’s Pizza Indonesia bersama Capillary Technologies Raih The International Loyalty Awards 2022 
    7 Perusahaan Asuransi Terdaftar di OJK
    Risk Management: Resiko Pembiayaan yang Terintegrasi dengan Bank dan Fintech
    7 Pemain Muda Barcelona yang Diprediksi Akan Jadi Calon Bintang Masa Depan

    Ikuti Kami